Search

Harga Apel Batu Turun 50 Persen

Harga Apel Batu Turun 50 Persen - Para petani apel di Kota Batu, Jawa Timur, mengaku resah terkait jatuhnya harga apel di masa panen. Harga apel sebelum panen mencapai Rp 12.00 per kilogram. Namun, harga itu kini anjlok menjadi Rp 6.000 per kilogram.



"Para petani apel, saat masa panen, seharusnya bahagia dan gembira. Namun, kali ini harga apel malah menjadi musibah. Harga anjlok dan sangat merugikan petani," keluh Rahman, seorang petani apel kepada Kompas.com di Batu, Jawa Timur, Sabtu (4/1/2014).



Akibatnya, tak sedikit petani apel yang akan merugi. "Saat mau tanam modalnya besar, pupuk mahal, saat panen mahal seperti ini harganya," katanya.



Selain harga anjlok, volume permintaan terhadap apel menurun. Hingga saat ini, Rahman mengaku belum menerima banyak pesanan apel dari pembeli di luar Batu.



Hal yang sama disampaikan Sonaji, salah satu pedagang apel di Kota Batu. Menurutnya, apel batu kini berlimpah karena masa panen. "Saat persediaan banyak, permintaan cukup sedikit, harga pun anjlok," katanya.



Selama ini permintaan terbesar apel berasal dari Jakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan. "Tapi sekarang pun permintaan dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Kalimantan menurun. Alasannya, karena Jakarta lagi dilanda banjir. Mereka tak mau spekulasi mendatangkan buah dari kota batu," katanya.



Harga Apel Batu Turun 50 Persen



Sementara itu, menurut Damir, salah satu pedagang lain di Pasar Batu, untuk antisipasi penumpukan dan berakibat membusuk, pihaknya harus banting harga agar apel. "Pedagang grosir saat ini sangat sulit bergerak untuk ngecer. Itu karena kita sudah terbiasa mendapatkan link pedagang grosir luar kota. Berdagang eceran, memang bisa meningkatkan harga jual. Tapi kami tetap butuh waktu lama untuk menghabiskan stok," akunya.


[ sumber ]







sumber: http://sudibyoo1.blogspot.com/2014/01/harga-apel-batu-turun-50-persen.html
Blogger Template