Search

Pohon yang Tumbuh Diatas Pohon



Antara Grana dan Casorzo di Piemonte, Italia, sebuah pohon yang sangat unik tumbuh. Dikenal sebagai “pohon ganda Casorzo” atau Bialbero de Casorzo di Italia. Ini adalah pohon murbei dimana di atasnya tumbuh pohon ceri. Pohon ceri tumbuh tinggi di atas pohon murbei yang berdiri dibawahnya. Pohon aneh ini juga dikenal sebagai Grana Double Tree.



Tidak ada yang tahu pasti bagaimana hal ini terjadi; mungkin beberapa burung menjatuhkan benih di atas pohon murbei yang kemudian menumbuhkan akarnya melalui batang berongga pohon inang untuk mencapai tanah. Meskipun pohon yang tumbuh secara parasit atau epifit di pohon lain bukanlah hal yang tidak biasa, tetapi mereka biasanya tidak mencapai ukuran dan umur seperti yang terlihat dalam contoh khusus ini, karena ada tidak cukup humus dan ruang yang tersedia di mana mereka tumbuh. Besar pohon yang tumbuh epifit seperti Bialbero de Casorzo adalah langka.



Tumbuhan epifit adalah tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya. Namanya dibentuk dari bahasa Yunani: epi-, permukaan atau tutup, dan phyton, tumbuhan atau pohon.


Berbeda dengan parasit, epifit dapat sepenuhnya mandiri, lepas dari tanah sebagai penyangga dan penyedia hara bagi kehidupannya, maupun dari hara yang disediakan tumbuhan lain. Air diperoleh dari hujan, embun, atau uap air. Hara mineral diperoleh dari debu atau hasil dekomposisi batang serta sisa-sisa bagian tumbuhan lain yang terurai. Meskipun tidak “mencuri” hara dari tumbuhan yang ditumpanginya, epifit dapat menjadi pesaing terhadap ketersediaan cahaya. Akar epifit kadang-kadang juga menutupi dan menembus batang pohon yang ditumpangi sehingga merusak keseimbangan fisiologi tumbuhan inangnya.


Contoh epifit yang populer adalah berbagai macam anggrek, nanas-nanasan (bromeliad), serta paku-pakuan.






diambil dari: http://ift.tt/1A1J7G7

Misteri Keangkeran Jembatan Eretan di Indramayu



Bagi masyarakat Indramayu, jawa barat sepertinya bukan hal asing lagi akan keangkeran tempat yang satu ini. Jembatan Eretan atau biasa disebut Kedaung Barat adalah jalur yang dapat menghubungkan Kota Tangerang bagi masyarakat sekitar. Namun di balik itu semua ternyata ada cerita misteri dengan jembatan yang satu ini seperti yang dikutip dari ceritamisteri.com


Cerita tersebut dituturkan oleh seorang Nenek yang bernama Tureni (55) berkisah soal anak gadis yang mengalami kecelakaan di dekat jembatan Eretan di pertengahan bulan lalu. Sebuah bus penumpang melaju cepat melawan arus dan menabrak seorang anak perempuan yang masih belia.


Peristiwa seperti itu memang sering terjadi, kecelakaan terjadi setelah kendaraan melintasi Jembatan Eretan dengan kecepatan tinggi, seakan tak permisi. Ya, jembatan itu menyimpan kisah masa lalu yang suram dan sejak dahulu kala bagi masyarakat Eretan, Indramayu, Jawa Barat.”Jembatan ini sudah ada pada zaman saya kecil dulu. Kalau dulu ceritanya lain. Sering ada yang mau numpang, minta diantar. Biasanya yang jadi korban itu tukang becak. Tapi begitu sampai, penumpang malah hilang dan rumah-rumah berubah jadi kuburan,” cerita Nenek Tureni.


Ada pula cerita tentang orang misterius yang selalu meminta klakson ketika kendaraan akan melintas. Sekitar 50 meter dari sana memang terdapat pemakaman di kiri dan kanan jalan.


“Pernah juga ada orang malam-malam bawa mobil, terus tiba-tiba ada di tengah kuburan situ. Mobilnya mendadak mati, padahal mobilnya tidak ada rusak” kata Nenek Tureni.


Kisah yang diceritakan Nenek Tureni pun diamini suaminya, Kakek Kusno (60). Menurut dia jembatan yang pertama kali dibangun saat zaman penjajahan Jepang itu memang banyak tanda tanya.”Dulu masih belum dibeton begini. Memang banyak cerita-cerita begitu di sini,” kata Kakek Kusno. Jembatan tersebut memang terlihat lebih kecil dari jalur biasa. Ruas jembatan itu seperti penyempitan jalan.Belum lagi tambalan jalan yang tak halus sehingga terasa bergelombang saat melintas. Kendaraan yang memacu tinggi kendaraannya akan sulit mengerem karena jalan menurun selepas jembatan.Penerangan di sepanjang jalan tersebut juga masih kurang. Untuk melintas di malam hari perlu ekstra hati-hati. “Saya sampai bosan kalau ada orang kecelakaan yang dibawa ke rumah saya ini,” ujar Nenek Tureni yang pertama kali membangun rumah di sekitar Jembatan Eretan.


Begitulah sedikit Kisah Angker Jembatan Eretan di Indramayu Jawa Barat, percaya atau tidak kembali pada diri kita masing-masing. artikel ini hanya untuk menambah pengetahuan dan wawasan para pembaca. terima kasih






diambil dari: http://ift.tt/1kOMEnY

Video Jilboobs yang Menggemparkan



Baru-baru ini, para hijabers diributkan dengan pembicaraan yang pro dan kontra terhadap hijab yang dikenakan kebanyakan fashionista yang berhijab. Dalam pembicaraan ini, muncullah istilah “jilboobs” yang merupakan pelesetan dari kata “jilbab”, seperti yang dikutip dari Lintasme .


Kebanyakan orang mengkritik para hijaber yang menggunakan hijab atau jilbab, namun tetap mengumbar auratnya dengan memperlihatkan lekukan tubuh, memperlihatkan beberapa bagian yang memang tidak boleh diperlihatkan, atau menggunakan pakaian yang transparan sehingga bisa diterawang oleh orang yang melihatnya.


Hal ini juga bahkan membuat banyak orang berdebat untuk membenarkan diri satu sama lain terhadap asumsi mereka soal jilbab. Bahkan beberapa waktu, merebak video mengenai jilboobs ini yang menuai pro dan kontra :







diambil dari: http://ift.tt/1sq7biD

8 Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Indonesia


Perayaan Hari Raya Idul Fitri pasti identik dengan bersalam dan bermaaf-maafan, namun di beberapa daerah di bawah ini, suasana perayaan hari Lebaran terkesan unik dan seru. Penasaran? Berikut adalah beberapa daerah di Indonesia yang menggelar tradisi unik setiap Hari Raya Idul Fitri. Berikut info yang dikutip dari busetdah.com


1. Grebeg Syawal – Yogyakarta

Grebeg syawal adalah tradisi “menggerebeg” gunungan yang berisi kacang panjang, cabai, dan hasil bumi lainnya. Tradisi ini dilakukan setiap tanggal 1 syawal sebagai perwujudan sedekah dari Sultan kepada rakyatnya. Masyarakat berebut mendapatkan isi dari gunungan karena dipercaya dapat mendatangkan berkah dan ketentraman bagi siapa saja yang mengambilnya.

2. Bakar Gunung Api – Bengkulu

Menyusun batok kelapa seperti tusuk sate sehingga membentuk gunungan, lalu membakarnya itulah maksud dari tradisi ini. Tradisi ini dilakukan oleh Suku Serawak, dipercaya bahwa batok kelapa menyimbolkan ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga doa bagi arwah keluarga agar hidup tentram di akhirat.

3. Ilo Sanggari – Dompu, Nusa Tenggara Barat

Sebelum adanya penerangan seperti lampu, warga Dompu menyambut hari Lebaran dengan membakar ilo sanggari atau lentera. Warga percaya bahwa dengan membakar ilo sanggari akan mengundang malaikat dan roh leluhur yang akan memberikan berkah di hari Lebaran keesokan harinya. Namun sekarang, tradisi ini jarang dilakukan karena lentera sudah jarang digunakan.

4. Harus Makan! – Papua

Jika Anda akan berlebaran di Papua, Anda harus siap dengan perut kosong! Karena setiap Anda berkunjung ke rumah kerabat di sana, maka Anda harus ikut menyantap hidangan khas Lebaran yang disediakan oleh tuan rumah. Jika tidak, Anda akan di cap tidak sopan.

5. Perang Topat – Pulau Lingsar, Lombok Barat

Tradisi ini biasa dilakukan satu minggu setelah solat eid. Kegiatannya berupa perang topat dimana warga sekitar saling melempar ketupat satu sama lain. Tradisi ini dipercaya dapat mengabulkan doa-doa mereka yang telah dipanjatkan di Hari Raya Idul Fitri.

6. Meriam Karbit – Pontianak

Malam Takbiran menjadi sangat menakutkan di Pontianak karena suara meriam akan berdentum semalaman. Meriam berukuran jumbo yang terbuat dari batang kayu ini biasa dipasang di tepian sungai Kapuas. Dahulu, meriam ini dinyalakan untuk mengusir kuntilanak, namun sekarang itu dinyalakan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

7. Ngejot – Bali

Nyama selam adalah sebutan penduduk Bali yang beragama Hindu kepada kerabat mereka yang beragama Islam. Menjelang Hari Raya Idul Fitri warga muslim menggelar tradisi “ngejot” atau membagi-bagikan makanan kepada masayarakat sekitar tanpa membeda-bedakan agama yang dianutnya. Sehingga tercipta keharmonisan saat hari Lebaran nanti.

8. Kenduri Lebaran – Katapang, Kalimantan Barat

Tradisi kenduri Lebaran adalah tradisi berkunjung ke rumah kerabat lalu membacakan doa dirumahnya. Kegiatan ini biasa diiringi dengan tradisi “ketupat colet” yaitu cara memakan ketupat yang berbeda dengan biasanya. Ketupat yang sudah dipotong-potong tidak boleh dimakan langsung menggunakan sendok dan lauk pauk, melainkan “dicolet”.






diambil dari: http://ift.tt/1xNBcJB

10 Tradisi Unik Lebaran di Dunia

10 Tradisi Unik Lebaran di Dunia

Lebaran selalu ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia,tak hanya di Indonesia saja dalam merayakan hari yang penuh berkah ini karna sudah satu bulan lamanya berpuasa. Nah sekarang kita lihat yuk bagaimana uniknya perayaan Lebaran atau Idul Fitri di 10 Negara yang berbeda di Dunia yang dikutip dari busetdah.com.
1. Australia

Sebagai salah satu negara terdekat dari Indonesia, Australia merayakan Lebaran dengan cukup meriah. Hal ini tentu sangat istimewa mengingat Australia bukan negara muslim. Perusahaan memberikan toleransi kepada karyawan yang muslim untuk mendapat libur, kawasan yang mayoritas muslim pun dapat menggunakan jalanan umum untuk shalat Ied. Australia memang negara sekuler yang memberikan kebebasan kepada masyarakatnya untuk mempraktikkan ajaran agamanya masing-masing.

2. Arab Saudi

Di Riyadh, Arab Saudi, perayaan Lebaran kental dengan kesenian. Sejumlah pagelaran diadakan, misalnya teater, baca puisi, parade, dan pertunjukan musik. Para saudara kita di sana mendekorasi rumahnya agar terlihat meriah dan menarik. Bila Indonesia punya ketupat dan opor ayam, Arab Saudi punya daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional. Hal ini juga terjadi di Sudan, Suriah, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.

3. China

Mengunjungi makam leluhur, membersihkan dan mempersembahkan doa adalah tradisi saudara kita di China sana. Tradisi doa ini pun dilakukan khusus untuk menghormati ratusan ribu muslim yang tewas selama Dinasti Qing dan selama Revolusi Kebudayaan. Lebaran ditetapkan sebagai hari libur dan saat itu kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita memakai baju hangat dan kerudung setengah tutup. Seusai salat Ied, umat muslim makan-makan dan bersilaturahmi.

4. Turki

Festival Gula atau Seker Bayram merupakan nama untuk Idul Fitri bagi orang Turki. Kemungkinan sebutan ini muncul karena tradisi mereka saling mengantarkan manisan di hari raya Idul Fitri. Seperti tradisi sungkem di Indonesia, anak-anak di sana juga bersalaman dan sembah sujud kepada orangtua. Kemudian orangtua membalas dengan ciuman di kedua pipi sebagai simbol kasih sayang. Setelah itu, anak-anak pun mendapatkan hadiah berupa koin uang, permen, atau manisan.

5. Malaysia

Tradisi merayakan Lebaran di negeri tetangga itu ternyata tak jauh berbeda dari masyarakat di Indonesia. Malah bisa dibilang sangat mirip. Sebagai hidangan khas, masyarakat Malaysia makan ketupat, lemang, lontong, dan rendang. Setelah shalat Id, mereka berziarah ke makam kerabat. Di rumah, anak-anak akan memberikan hormat kepada orangtua. Orang yang sudah dewasa dan berpenghasilan memberikan uang kepada kerabat yang lebih muda.



6. Suriname

Negara ini bisa dikata memiliki kedekatan psikologis dengan Indonesia karena sebagian penduduk Suriname merupakan keturunan suku Jawa yang dikirim ke negeri itu sebagai kuli kontrak pada masa penjajahan Belanda. Tradisi ied mubarok (lebaran) di negara ini bisa dibilang sangat unik karena penetapan hari Lebaran dilakukan berdasarkan perhitungan mereka sendiri dengan menggunakan prajangka atau perhitungan ala primbon Jawa peninggalan nenek moyang sejak ratusan tahun lalu.

7. Afrika Selatan

Setiap tahun orang-orang akan berkumpul di Green Point, Cape Town, untuk menyaksikan datangnya hari terakhir Ramadhan bersama kerabat sambil berbuka puasa. Setelah maghrib, biasanya diumumkan tentang datangnya hari raya lebaran dan masyarakat berkesempatan untuk melaksanakan shalat Id yang dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah sanak saudara.

8. India

Pemeluk islam di India biasanya akan berkumpul di Jama Masjid yang terletak di New Delhi untuk melakukan shalat Id. Masjid ini menjadi pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi, ibu kota India. Mereka juga menyiapkan hidangan khusus yang disebut dengan siwaiyaan, yakni campuran bihun manis dengan buah kering dan susu. Siwaiyaan hadir dalam beragam bentuk dan warna.

9. Fiji

Di negara kecil Fiji pun terdapat tradisi serupa. Negara tersebut memang mayoritas non-Muslim. Namun, ada tradisi unik dalam perayaan Idul Fitri. Hidangan spesial khas Idul Fitri adalah samai, mi manis yang dicampur dengan susu. Samai disajikan bersama samosas, sejenis kari ayam atau daging. Uniknya, hanya kaum pria yang datang ke masjid untuk shalat Id.

10. Amerika Serikat

Seperti dikutip dari laman VOA, komunitas masyarakat muslim yang ada di negara ini menginformasikan datangnya hari raya lebaran melalui sambungan telepon ataupun internet (e-mail). Uniknya, karena mayoritas muslim disana merupakan kalangan imigran, maka pakaian yang dikenakan berwarna-warni sesuai dengan negara asalnya. Selesai shalat, dilanjutkan dengan saling mengucapkan Happy Eid atau Eid Mubarak antarsesama jemaah Shalat Id, para kenalan dekat dan kaum kerabat.








diambil dari: http://ift.tt/1ll4jhR

10 Negara Tujuan Bagi Para Pelajar Indonesia

http://ift.tt/1ofQ2TC



Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai jumlah pelajar yang sangat banyak dan berpotensi. Namun naasnya, fasilitas pendidikan di Indonesia sendiri masih kalah jauh dengan yang ada di berbagai negara lain.


Maka dari itu, maau tak mau banyak pelajar yang menuntut ilmu hingga ke luar negeri. Selain karena fasilitasnya yang rata-rata lebih baik dari di Indonesia sendiri, juga dapat menaikkan status sosial seseorang.


Banyak sekali pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di berbagai negara seantero dunia, akan tetapi tercatat ada 10 negara yang menjadi tujuan terbanyak pelajar Indonesia.


Berikut ialah 10 Negara Tujuan Bagi Para Pelajar Indonesia yang dikutip dari busetdah.com :


1. Amerika Serikat


Amerika merupakan magnet yang sangat besar bagi tidak hanya mahasiswa Indonesia saja, namun juga mahasiswa yang ada di seluruh dunia.


2. Australia


Lebih dari 15.000 orang Indonesia menuju Australia tiap tahunnya untuk belajar.


3. Singapore


18.000 orang mahasiswa Singapura berasal dari Indonesia. Alasan memilih Singapura sebagai tujuan pendidikan: tawaran beasiswa, setelah selesai belajar hampir dipastikan bisa langsung bekerja.


4. Malaysia


Alasan memilih Malaysia sebagai tujuan pendidikan: jaraknya dekat dari Indonesia dan biayanya juga ringan.


5. Jerman


Alasan memilih Jerman sebagai tujuan pendidikan: Biaya pendidikan murah, hanya 78 juta rupiah untuk s1, terkenal dengan program tekniknya. 2.500 orang mahasiswa berasal dari Indonesia.


6. Jepang


1.500 orang mahasiswa berasal dari Indonesia.


7. Inggris


Sebagian besar mahasiswa Indonesia belajar di Inggris untuk mengambil Program pasca sarjana, dengan mengambil jurusan bisnis, seni, dan psikologi.


8. Belanda


Mahasiswa Indonesia adalah mahasiswa asing tebesar kelima di Belanda. Jumlah pelajar Indonesia di Belanda diperkirakan sekitar 1.450 orang.


9. Mesir


Universitas Al Azhar adalah pusatnya untuk studi Islam para mahasiswa Indonesia. Hampir 5000 orang Indonesia menuntut ilmu di sana.


10. China


Language menjadi jurusan pilihan orang Indonesia, kemudian medical.






diambil dari: http://ift.tt/1nQILye
Blogger Template